Jakarta – Apatis 2025 untuk pertama kalinya digelar selama tiga hari sekaligus membuka kesempatan bagi pengunjung membeli karya seni yang dipamerkan.
Wakil Project Officer Apatis, Keysha Ismi Najwa Sidarta, mengatakan perbedaan ini menjadi langkah besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menampilkan karya tanpa harga.
“Sekarang benar-benar bisa dibeli, sehingga apresiasi untuk seniman muda lebih nyata,” kata Keysha
Dengan sistem baru ini, Apatis tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga wadah ekonomi kreatif yang memberi peluang seniman muda mendapat manfaat langsung dari karya mereka.

Post a Comment